Tampilkan postingan dengan label articles. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label articles. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Oktober 2011

5 Tips Memilih Kondom Yang Tepat

Agar lebih efektif, kondom sebagai alat kontrasepsi juga perlu diperhatikan cara memilihnya. Anggapan kondom tipis yang terbaik, ternyata tak selalu benar.
Banyak pasangan yang memilih kondom sebagai alat kontrasepsi. Agar dapat berfungsi dengan baik perlu diperhatikan beberapa hal berikut.

1. Kondom tipis tidak selalu yang terbaik
Banyak orang berpikir bahwa kondom dengan karet yang tipis adalah kondom yang pas dan nyaman. Namun menurut riset dari beberapa produsen kondom, kondom dengan ukuran standar (tidak terlalu tipis atau terlalu tebal) ternyata bisa memberikan kenikmatan tambahan dengan stimulasi ekstra.

2. Perhatikan lebar, jangan hanya panjang
Ukuran yang tepat penting untuk kenyamanan pada saat bercinta. Jangan hanya melihat panjang kondom saja, ukuran lebar juga perlu diperhatikan agar bisa memberikan kenyamanan pada alat kelamin pria saat bercinta.

3. Coba beberapa merek kondom
Belakangan ini produsen kondom semakin inovatif dalam mengembangkan produknya. Jangan hanya terpaku pada satu merek saja. Coba berbagai merek dan jenis untuk menemukan kondom mana yang lebih nyaman

dan tepat untuk pasangan Anda. Walau kelihatannya sama, tetapi masing-masing kondom memiliki bahan lateks,tekstur dan kenyaman yang berbeda.


4. Perhatikan reaksi tubuh pada kondom yang digunakan
Jika terjadi iritasi kulit saat menggunakan kondom, mungkin saja pasangan Anda memiliki alergi terhadap bahan lateks atau alergi terhadap pelumas pada kondom. Solusinya, Anda bisa mencoba kondom dari bahan non lateks atau kondom yang tidak menggunakan pelumas buatan. Jika alergi masih terjadi, konsultasikan pada dokter.

5. Jauhi kondom yang mengandung cairan penurun sensitivitas

Beberapa perusahaan kondom biasanya membuat kondom yang mengandung cairan penurun sensitivitas dalam pelumas buatannya. Kondom-kondom ini dibuat dengan tujuan agar waktu bercinta Anda menjadi lebih lama. Hal inilah yang membuat mr. Happy menjadi mati rasa dan mengurangi sensasi.
(Sumber : wolipop.com)

Jumat, 07 Oktober 2011

9 Kesalahan dalam Perawatan Kecantikan

Terkadang, Anda sudah merasa melakukan semua perawatan kecantikan dengan benar. Namun, seringkali, ada beberapa kesalahan yang biasa dilakukan wanita dalam perawatan kecantikan. Apa saja?

1. Model potongan rambut yang monoton
Tentu, mempertahankan model potongan rambut selama bertahun-tahun tak tepat. Sebaiknya, lakukan perubahan kecil pada potongan rambut agar penampilan Anda lebih segar secara keseluruhan.

2. Kurang tidur
Tidur sangat penting untuk kulit. Selama tidur, enzim-enzim perbaikan bekerja memperbaiki kerusakan, mengurangi toksin dan mendistribusikan nutrisi ke sel-sel tubuh.

3. Terlalu menghindari lemak
Kekurangan asupan lemak dapat menyebabkan kulit jadi kering, bersisik, dan rambut bercabang.

Anda dapat mengonsumsi lemak nabati untuk mendapatkan kulit indah tanpa mengorbankan bentuk tubuh.

4. Lupa berolahraga
Olahraga tak hanya baik bagi tubuh, tetapi juga membuat kulit berseri karena meningkatnya aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk kulit.

5. Mengabaikan kebersihan alat kecantikan
Kuas atau spons bedak yang kotor akan menumpukkan kuman pada wajah kulit dan menimbulkan jerawat. Bersihkan 2 minggu sekali dengan menggunakan air suam-suam kuku.

6. Salah menggunakan kosmetik
Kebiasaan memakai kosmetik kadaluarsa, mengambil kosmetik dengan jari, atau memasukkan kembali sisa kosmetik yang berlebih dapat menyebabkan jerawat dan iritasi kulit. Jadi, buang semua produk yang sudah berubah warna, tekstur dan aromanya. Usahakan menyentuh produk dengan menggunakan cotton buds atau kapas. Atau tuangkan sedikit ke telapak tangan, baru kemudian dioleskan ke wajah.

7. Tidur tanpa membersihkan make up
Make up yang tidak dibersihkan dapat menyumbat pori, menimbulkan jerawat, dan iritasi pada mata. Kulit butuh waktu untuk memperbarui sel-sel. Tetapi karena pori-pori tersumbat, proses ini menjadi terhambat, sehingga membuat kulit menjadi kusam.

8. Mandi lama dengan air panas
Kedengarannya menyenangkan, tetapi ini dapat membuat kulit jadi kering. Batasi waktu mandi hanya selama kurang lebih 3 menit dengan suhu air yang tak terlalu panas. Selalu gunakan pelembab segera setelah mandi untuk mencegah kulit jadi kering.

9. Menyemprotkan parfum di pergelangan tangan
Jika Anda mengenakan arloji atau gelang, maka wewangian akan berbaur dengan aroma dari aksesori Anda. Lebih baik, semprotkan parfum pada titik denyut nadi di leher, karena daerah ini lebih hangat dan akan membantu menyebarkan wewangian. 
(sumber: dunia-wanita.com)