Kamis, 24 Januari 2013

KUE LIDAH KUCING













Kue unik ini dinamakan kue lidah kucing karena bentuknya yang menyerupai lidah kucing. Sebenarnya kue lidah kucing merupakan kue yang berasal dari negeri Belanda yang dibawa masuk ke Indonesia seiring dengan kolonialisasi Belanda. Kue ini dalam bahasa Belandanya dinamakan "katte tong".

Meskipun bukan merupakan kue asli Indonesia, namun kue lidah kucing sudah dikenal luas dan disukai di seluruh nusantara. Kue lidah kucing merupakan salah satu kue kering yang menjadi sajian khas di musim perayaan seperti Lebaran Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru Imlek yang tinggal beberapa hari lagi. Kue lidah kucing dengan rasanya yang renyah akan lumer ketika menyentuh lidah.

BAHAN :
250 gr tepung terigu
250 gr margarin
150 gr gula halus
1/2 sendok teh vanili bubuk
5 putih telur kocok hingga kaku

CARA MEMBUAT :
1. Panaskah oven pada suhu 160 derajat Celcius. Olesi loyang pipih atau loyang khusus lidah kucing dengan margarin, sisihkan.
2. Kocok margarin bersama gula halus hingga lembut, masukkan vanili bubuk dan tepung terigu, aduk rata.
3. Campur adonan dengan putih telur yang telah dikocok kaku, aduk rata.
4. Masukkan adonan ke dalam plastik bening segitiga, potong ujungnya sedikit dan semprotkan kue ke loyang secukupnya sampai adonan habis.
5. Panggang kue sampai berwarna kecoklatan dan matang selama +/- 15 menit, angkat.
6. Dinginkan dan simpan dalam stoples kedap udara.

Untuk : 21 buah

Jumat, 04 Januari 2013

LEPET JAGUNG















Lepet jagung atau lemet jagung adalah sejenis makanan ringan atau kue khas Indonesia yang dibuat dari campuran jagung yang diparut, parutan kelapa, gula pasir, vanili, garam, dan santan.

Kue ini biasanya dibungkus dengan memakai kulit jagung (klobot) sebelum dikukus, sehingga membuat bentuknya yang unik dan khas. Kue ini merupakan makanan khas Jawa Timur dan banyak dijumpai di daerah-daerah di Jawa Timur. Di daerah-daerah Jawa Timur tersebut, lepet jagung popular dikenal dengan nama pudak jagung (pudhak jagung).

BAHAN :
6 buah jagung muda, sisihkan kulitnya untuk pembungkus
1/3 butir (+/- 150 gr) kelapa agak muda kupas, parut
100 gr gula pasir
1/4 sdt vanili bubuk
1/2 sdt garam

CARA MEMBUAT :
1. Parut jagung hingga habis dari bonggolnya. Campur dengan kelapa, gula, garam, dan vanili, aduk rata.
2. Ambil selembar kulit jagung, isi dengan 1 - 2 sdm adonan, gulung menyerupai jagung kecil sampai adonan habis semua.
3. Kukus sampai matang selama +/- 30 menit. Angkat dan dinginkan.

Untuk ± 20 buah

NB : Setelah dikukus matang, kulit jagung pembungkus akan menjadi berwarna kuning dan berkeriput. Supaya lepet jagungnya tetap tampil indah dan menawan, kulit jagung pembungkus bisa diganti dengan kulit jagung bagian dalam yang dicelupkan sebentar ke dalam air mendidih.

Jumat, 21 Desember 2012

BOLU KUKUS PELANGI














Kue bolu merupakan salah satu kue tradisional Indonesia dengan sentuhan Barat yang tergolong paling popular dan banyak kreasinya. Salah satu kreasi kue bolu adalah bolu kukus pelangi. Sesuai namanya, bolu kukus pelangi dengan warna-warna yang menarik pasti memikat semua orang untuk mencicipinya, terutama anak-anak.

Menyambut Hari Raya Natal dan Tahun Baru yang tinggal beberapa hari lagi, bolu kukus pelangi bisa dijadikan sebagai salah satu suguhan alternatif kepada para kerabat dan tamu yang datang atau sekadar lebih memeriahkan suasana.

BAHAN :
200 gr tepung terigu
150 gr gula pasir
500 cc santan kental
4 butir telur ayam
1/2 sdt cake emulsifier
2 lembar daun pandan
Pewarna makanan merah, kuning, dan hijau

CARA MEMBUAT :
1. Panaskan santan dengan api kecil sampai mendidih dan agak keluar minyaknya, takar hingga 200 cc.
2. Kocok telur, gula pasir, dan cake emulsifier sampai lembut. Masukkan tepung terigu, lalu aduk rata. Tambahkan dengan santan kental dan aduk kembali.
3. Bagi adonan menjadi 3, tiap adonan tambahkan pewarna makanan warna kuning, merah, dan hijau, aduk rata.
4. Siapkan loyang bulat berdiameter 16 cm, alasi dengan kertas roti.
5. Tuangkan satu sendok sayur adonan merah, kuning, dan hijau bergantian sampai penuh pada loyang.
6. Panaskan panci pengukus, kukus hingga matang, angkat dan dinginkan.
7. Potong menurut selera, sajikan.

Untuk 16 potong.

Foto : NOVA

NB : Sendok sayur seukuran sendok yang biasa dipakai untuk mengambil kuah/sup.

Selasa, 11 Desember 2012

KUE TAMBANG















Kue tambang atau juga disebut kue untir-untir, merupakan salah satu kue tradisional yang cukup populer dan bisa ditemukan hampir di seluruh daerah di Indonesia dengan berbagai variasi bentuk dan rasa.

Kue tambang ini biasanya dimakan sebagai makanan ringan untuk camilan, dan bisa juga dijadikan sebagai salah satu sajian kue kering di hari raya seperti Lebaran Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru.

BAHAN :
150 gr tepung terigu protein sedang
50 gr margarin
35 gr gula bubuk
1/4 sdt soda kue
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanili bubuk
1 butir telur
Minyak goreng secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung terigu dan soda kue. Lalu masukkan gula halus, bawang putih halus, garam dan vanili bubuk. Aduk rata.
2. Tambahkan telur dan margarin. Aduk sampai bergumpal. Diamkan 15 menit.
3. Gulung tipis adonan hingga setebal 1 cm, potong panjang 1x10 cm. Lipat 2 ke tengah sambil diplintir/dipilin hingga berbentuk tambang. Tekan ujungnya hingga menempel. Lakukan hingga adonan habis.
4. Goreng dalam minyak panas di atas api sedang sampai matang dan kering berwarna kuning kecoklatan. Angkat, tiriskan.
5. Sajikan atau bisa juga disimpan dulu dalam stoples.
Untuk 250 gram

Sabtu, 24 November 2012

KUE KUPING GAJAH
















Kue yang bermotif istimewa ini dinamakan kue kuping gajah karena bentuk kuenya yang unik, tipis, dan bulat melebar, menyerupai bentuk kuping gajah. Kue kuping gajah merupakan salah satu kue tradisional asli Indonesia yang cukup popular, yang cocok disajikan sebagai camilan di saat santai. Kue kuping gajah juga sering ditemukan sebagai hidangan untuk para kerabat dan tamu di hari raya.

Kue kuping gajah selain manis, enak dan renyah, juga memiliki aneka variasi rasa tambahan, mulai dari rasa coklat, vanila hingga rasa moka. Kue kuping gajah ini dapat ditemui di pasar-pasar tradisional dan juga pasar swalayan. Namun, sekarang agak jarang dijumpai karena proses pembuatannya dianggap cukup rumit, mungkin dikarenakan kurangnya informasi. Padahal teknik pembuatannya cukup mudah dan bahan-bahannya pun mudah didapat seperti bisa dibaca pada resep kue kuping gajah di bawah ini.

Kue kuping gajah ini cocok dan aman dikonsumsi semua kalangan usia, karena tidak mengandung bahan pengawet dan pemanis buatan.

BAHAN :
150 gr tepung terigu
25 gr tepung maizena
2 butir telur
50 gr gula bubuk
1/2 sdm coklat bubuk
1/2 sdt vanila
1/2 sdt garam
100 ml santan kental

CARA MEMBUAT :
1. Kocok telur bersama gula bubuk hingga kental, tambahkan vanila dan garam, aduk rata.
2. Campur tepung terigu dan maizena, tuangkan santan sedikit demi sedikit, aduk rata hingga adonan licin dan dapat dipulung.
3. Ambil 1/2 bagian adonan, tambahkan coklat bubuk, uleni hingga rata.
4. Gilas masing-masing adonan hingga setebal 0,5 cm, tumpuk adonan coklat dan putih kekuningan menjadi satu, tekan hingga melekat. Gulung hingga padat, bentuk adonan menjadi silinder, simpan sebentar dalam lemari pendingin.
5. Keluarkan adonan, potong melintang tipis, gilas kembali potongan adonan hingga tipis, sisihkan.
6. Goreng kue dalam minyak hangat hingga kue matang dan kering. Angkat, tiriskan. Sajikan. Bisa juga disimpan dulu dalam toples kedap udara agar lebih tahan lama.

Untuk 300 gram

Sabtu, 10 November 2012

KUE SATU












Kue yang satu ini namanya memang sangat unik, yakni kue satu. Sepintas kue satu bentuknya mirip dengan kue bangkit. Kue satu merupakan kue tradisional nusantara dari daerah Jawa Barat yang diwariskan secara turun temurun dari masyarakat yang masih kental dengan budaya Sundanya.

Kue satu biasanya menjadi sajian khusus pada saat Hari Raya Idul Fitri, acara khitanan dan acara tradisional kemasyarakatan Sunda lainnya. Kue satu rasanya manis dan lembut dengan bahan dasar kacang hijau sering dijadikan sebagai oleh-oleh khas dari Tanah Pasundan.

Diperlukan kesabaran ekstra untuk membuat kue satu karena dalam proses pencetakannya, kue satu dibuat satu per satu. Mungkin inilah yang menjadi asal muasal nama kue satu, karena kuenya dicetak satu per satu.

BAHAN :
200 gr kacang hijau, disangrai, kupas kulitnya
175 gr gula halus
2 sdm air
1/4 sdt essence vanili

CARA MEMBUAT :
1. Haluskan kacang hijau yang sudah disangrai dengan blender atau diulek.
2. Campur dengan gula halus, vanili, air. Aduk rata kemudian diayak.
3. Cetak adonan di cetakan kue satu sambil ditekan-tekan supaya padat.
4. Keluarkan adonan dari cetakan, susun di atas loyang yang diolesi margarin secukupnya, kemudian panggang dalam oven dengan suhu 150°C sampai kering.
5. Biarkan kue satu sampai mendingin untuk kemudian disimpan dalam stoples.

Foto : Google

Rabu, 24 Oktober 2012

RENGGINANG















Rengginang atau rangginang merupakan sejenis kue camilan berbentuk kerupuk tebal yang dibuat dari nasi atau beras ketan yang dikeringkan dengan cara dijemur di bawah panas matahari lalu digoreng panas dalam minyak goreng dengan jumlah yang banyak. Bentuk butiran nasi atau beras ketannya akan masih tampak jelas karena bahan nasi atau beras ketan yang digunakan dalam pembuatan rengginang tidak dihancurkan atau dihaluskan. Rengginang juga sering dibuat dari nasi sisa yang tak habis dimakan, lalu dijemur dan dikeringkan untuk kemudian digoreng dan dijadikan rengginang.

Di Jawa Tengah juga dikenal panganan yang sejenis yang disebut intip, yang dibuat dari kerak nasi sisa menanak yang melekat pada dandang atau periuk nasi yang kemudian dikeringkan dan digoreng. Perbedaan antara intip dan rengginang hanyalah ukurannya. Intip berukuran lebih besar daripada rengginang karena dicetak dari dandang atau periuk penanak nasi.

BAHAN :
400 gr ketan putih
5 siung bawang putih, dihaluskan
1/2 sdm garam
200 ml air mendidih
Minyak goreng secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Masukkan ketan yang sudah dicuci bersih ke dalam panci.
2. Dengan tangan, campurkan bawang putih yang sudah dihaluskan dan garam dengan ketan di dalam panci sampai merata dan meresap.
3. Tambahkan 200 ml air mendidih ke dalam panci berisi ketan yang sudah dibumbui tersebut. Masak dan tunggu sampai air mengering.
3. Pindahkan beras ketan ke dalam kukusan dan kukus selama +/- 30 menit sampai matang. Angkat dan dinginkan.
4. Ambil satu sendok makan ketan, tuangkan di atas tampah, diratakan dan dibentuk agak bulat gepeng. Lakukan seterusnya sampai ketan habis.
5. Tampah berisi ketan tersebut kemudian dijemur di bawah panas matahari selama 2-3 hari sampai ketan benar-benar kering.
5. Goreng dengan api besar, balik sehingga beras ketan mekar mengembang besar dan matang merata. Angkat dan tiriskan.
6. Setelah dingin, rengginang bisa dimasukkan dalam toples tertutup rapat atau dikemas dalam plastik.

Untuk : +/- 600 gram rengginang matang.

Rengginang dapat juga digoreng tanpa diberi bumbu dan rasa, tergantung selera masing-masing.